Terbuka di tab baru
Kembali

Persyaratan Modal PT PMA pada Tahun 2026: Aturan IDR 2,5 Miliar, Cakupannya, dan Cara Mendaftar

15 Oktober 2026

•

Waktu baca 11 menit

Persyaratan Modal PT PMA pada Tahun 2026: Aturan IDR 2,5 Miliar, Cakupannya, dan Cara MendaftarModal Minimum PT PMA

Isi

Indonesia mengubah kerangka investasi asingnya melalui Peraturan Menteri Investasi (Permeninvest) No. 5 Tahun 2025, yang berlaku efektif sejak 2 Oktober 2025. Peraturan tersebut menurunkan modal minimum PT PMA (modal disetor untuk perusahaan yang dimiliki asing) dari Rp 10 miliar menjadi Rp 2,5 miliar. Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Usaha Berbasis Risiko, yang mengatur kerangka OSS-RBA, mulai berlaku bersamaan dengan peraturan tersebut. Bersama-sama, kedua peraturan ini membentuk landasan hukum untuk pendirian PT PMA pada tahun 2026.

Reformasi ini lebih dari sekadar mempermudah masuknya investor. Reformasi ini mengubah cara investor mengalokasikan sumber daya, merencanakan pertumbuhan, dan memilih sektor, sementara Indonesia tetap mempertahankan disiplin regulasi yang ketat melalui OSS-RBA dan pelaporan investasi berkala. Namun, reformasi ini tidak menghapus kewajiban untuk merencanakan total investasi minimal Rp 10 miliar per kegiatan usaha. Memahami bagaimana kedua angka ini berinteraksi dengan perizinan dan kelayakan visa sangat penting sebelum pendaftaran dimulai.

Memahami Tiga Tokoh Penting

Salah satu poin yang paling sering membingungkan adalah perbedaan antara modal disetor, modal yang diizinkan, dan rencana investasi total. Ketiga angka ini berbeda dan memiliki makna hukum yang berbeda pula.

Jenis ModalJumlah MinimumApa Artinya
Modal DisetorRp 2,5 miliarDana aktual (atau aset non-tunai yang dinilai) yang disuntikkan oleh pemegang saham dan tercatat dalam Akta Pendirian. Angka ini telah dikurangi oleh Permeninvest No. 5 Tahun 2025.
Modal Saham yang DiizinkanTidak ada jumlah minimum tetap (Hukum Perseroan mensyaratkan setidaknya 25% diterbitkan dan dibayar lunas)Nilai saham maksimum yang dapat diterbitkan perusahaan secara legal. Struktur umum adalah IDR 10 miliar yang diotorisasi, IDR 2,5 miliar yang diterbitkan, dan IDR 2,5 miliar yang dibayar penuh.
Rencana Investasi TotalLebih dari Rp 10 miliar per kode KBLI, per lokasi proyekNilai penuh investasi bisnis yang direncanakan, termasuk staf, peralatan, fasilitas, dan modal kerja. Tidak termasuk tanah dan bangunan. Dilaporkan secara bertahap melalui LKPM.

Angka Rp 10 miliar yang sering muncul dalam panduan lain mengacu pada total rencana investasi, bukan modal disetor. Investor yang salah memahami keduanya mungkin akan melakukan investasi berlebih secara tidak perlu, atau melakukan investasi kurang dari yang direncanakan dan menghadapi masalah kepatuhan di kemudian hari.

Ketentuan Utama Persyaratan Modal PT PMA yang Baru

Berdasarkan Permeninvest No. 5 Tahun 2025 dan PP No. 28 Tahun 2025, persyaratan modal PT PMA yang direvisi mencakup hal-hal berikut:

  • Modal disetor minimum: Rp 2.500.000.000 (sekitar USD 150.000) per perusahaan.
  • Rencana investasi total: Lebih dari Rp 10 miliar per kegiatan usaha (kode KBLI), per lokasi proyek, tidak termasuk nilai tanah dan bangunan.
  • Per aplikasi KBLI: Setiap kode KBLI memiliki rencana investasi masing-masing sebesar Rp 10 miliar. Perusahaan dengan dua kode KBLI yang tidak terkait wajib merencanakan investasi total minimal Rp 20 miliar.
  • Penguncian modal: Modal disetor harus tetap berada di rekening perusahaan setidaknya selama 12 bulan, kecuali digunakan untuk tujuan operasional yang terverifikasi seperti penggajian, sewa, atau pembelian peralatan yang didukung oleh faktur atau kontrak.
  • Kontribusi non-tunai: Modal disetor dapat disumbangkan sebagai aset non-tunai (mesin, peralatan, atau kekayaan intelektual) jika penilai independen mengesahkan penilaian tersebut dan didokumentasikan dalam Akta Pendirian. Tanah dan bangunan dikecualikan kecuali jika real estat merupakan kegiatan bisnis utama.
  • Waktu penyetoran: Surat pernyataan modal (pernyataan modalSetoran tunai dari pemegang saham diterima pada tahap Akta Pendirian. Setoran tunai sebenarnya ke rekening bank perusahaan di Indonesia terjadi setelah pendirian perusahaan, setelah NPWP (NPWP) diperoleh.

Catatan perencanaan Multi-KBLI: Jika bisnis Anda melibatkan dua atau lebih aktivitas berbeda (misalnya, perdagangan dan manufaktur), setiap kode KBLI memerlukan rencana investasi sebesar Rp 10 miliar. Memilih kode KBLI tanpa strategi yang jelas dapat secara signifikan meningkatkan komitmen investasi Anda dan memengaruhi jangka waktu perizinan. Lihat juga: Peraturan KBLI OSS Baru 2026.

Mengapa Indonesia Menurunkan Batas Modal

Modal minimum PT PMA sebelumnya sebesar Rp 10 miliar sering disebut sebagai hambatan yang tidak proporsional, khususnya bagi bisnis jasa, perusahaan digital, dan UKM dengan investasi fisik yang lebih rendah. Pengurangan ini mencerminkan beberapa tujuan kebijakan:

  • Menarik investor skala menengah dan startup yang sebelumnya menganggap biaya masuk terlalu mahal.
  • Sejalan dengan negara-negara ASEAN lainnya seperti Vietnam dan Thailand, di mana persyaratan modal disetor lebih mendekati USD 80.000 hingga 100.000.
  • Mendorong penggunaan modal yang produktif, sehingga dana mengalir ke operasional dan pengembangan tenaga kerja daripada hanya menganggur di rekening bank.
  • Mendorong reformasi yang lebih luas di bawah Undang-Undang Penciptaan Lapangan Kerja, perjanjian perdagangan CEPA, dan sistem perizinan berbasis risiko OSS-RBA.

Menurut Kementerian Investasi (BKPM), Reformasi ini menyeimbangkan inklusivitas investasi dengan disiplin hukum, menjaga pasar tetap terbuka sambil mempertahankan pengawasan terstruktur melalui OSS-RBA dan sistem pelaporan LKPM.

Manfaat Utama bagi Investor Asing

Menurunkan hambatan masuk. Dengan modal minimum PT PMA sebesar Rp 2,5 miliar, investor dapat memulai dari skala yang lebih kecil, menguji pasar, dan berkembang seiring dengan meningkatnya kepercayaan. Hal ini membuka Indonesia bagi lebih banyak UKM asing, perusahaan konsultan, startup teknologi, dan penyedia jasa.

Fleksibilitas dan efisiensi modal yang lebih besar. Perusahaan tidak perlu lagi menahan sejumlah besar uang. Modal disetor dapat mendanai operasional, pemasaran, dan perekrutan lokal, asalkan penggunaannya didokumentasikan dan dilaporkan melalui Sistem OSS-RBA. Pendanaan juga dapat distrukturkan melalui pinjaman pemegang saham, reinvestasi laba, dan penyebaran modal secara bertahap.

Daya saing regional. Indonesia kini semakin mendekati norma permodalan ASEAN, mempersempit kesenjangan masuk dengan negara-negara tetangga di kawasan ini. Perbandingan di bawah ini mencerminkan realitas penegakan hukum tahun 2026, termasuk penerapan persyaratan kantor fisik yang lebih ketat di Indonesia.

NegaraModal DisetorRencana Investasi TotalKantor VirtualKemudahan Masuk
IndonesiaRp 2,5 miliar (sekitar USD 150 ribu)Rp 10 miliar per kode KBLIDibatasi (tergantung sektor, 2026)OSS-RBA terintegrasi
Vietnam~USD 100 ribuBervariasi berdasarkan sektorSecara umum diterimaPersetujuan cepat
MalaysiaUSD 100-200 ribuBervariasiDiterimaSedang
Thailand~USD 80 ribuBervariasi berdasarkan sektorDiterimaBervariasi berdasarkan sektor
SingapuraTidak ada minimumTidak ada minimumDiterimaSangat tinggi

Dampak ekonomi lokal. Reformasi ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak investasi asing berbasis proyek, mendukung penciptaan lapangan kerja, pengembangan keterampilan, dan transfer teknologi melalui kemitraan asing-lokal.

Diversifikasi dan reinvestasi yang lebih mudah. Pemegang PT PMA yang ada dapat melakukan restrukturisasi modal dan menambah lini bisnis atau kota baru tanpa tekanan likuiditas yang berat, asalkan setiap kode KBLI baru didukung oleh rencana investasi sebesar Rp 10 miliar. Hal ini dapat mempercepat siklus reinvestasi dan mendukung pertumbuhan FDI jangka panjang.

Aturan permodalan dan kelayakan visa tidaklah sama. PT PMA dengan modal disetor Rp 2,5 miliar tidak secara otomatis membuat investor pendiri memenuhi syarat untuk KITAS Investor 2 tahun (Indeks 313/314). Nilai saham pribadi yang dimiliki oleh investor individu masih harus mencapai Rp 10 miliar. Investor yang tidak memenuhi syarat biasanya akan mengajukan KITAS Kerja dalam peran Direktur atau Komisaris. Rencanakan struktur modal dan strategi visa secara bersamaan.

Sektor-sektor yang Paling Diuntungkan

Ambang batas yang lebih rendah membuka peluang di industri-industri yang sebelumnya dibatasi oleh persyaratan modal yang tinggi di Indonesia.

Teknologi, Perusahaan Rintisan, dan Layanan Digital

Perusahaan teknologi kecil dan penyedia layanan digital kini dapat mendirikan perusahaan milik asing tanpa komitmen awal yang besar. Dengan modal minimum PT PMA yang lebih rendah, perusahaan rintisan dapat menguji pasar Indonesia sebelum ekspansi skala penuh, menggunakan modal secara bertahap sesuai dengan pencapaian bisnis, dan membentuk kemitraan lokal dan regional dengan lebih mudah. Perusahaan SaaS, perusahaan rintisan fintech, dan konsultan digital paling diuntungkan, karena mereka berkembang berdasarkan inovasi daripada infrastruktur yang berat.

Waralaba Makanan & Minuman dan Ritel

Untuk kegiatan jasa makanan, rencana investasi diukur per kategori usaha (KBLI) per kota, bukan per gerai individual. Dengan demikian, jaringan restoran atau grup waralaba dapat membuka beberapa cabang di satu kota dengan satu rencana, daripada memenuhi ambang batas Rp 10 miliar untuk setiap lokasi. Hal ini cocok untuk waralaba internasional yang memasuki Indonesia, kemitraan lokal-asing yang mencari skalabilitas multi-gerai, dan investor yang menguji pasar regional sebelum peluncuran nasional. Dikombinasikan dengan modal minimum PT PMA yang lebih rendah, sektor ini kemungkinan akan menarik lebih banyak pendatang dari Singapura, Malaysia, dan Thailand. Perlu dicatat bahwa ritel skala kecil masih dibatasi untuk kepemilikan asing, jadi verifikasi kelayakan terlebih dahulu.

Properti, Perhotelan, dan Pariwisata

Sektor pariwisata dan properti kembali pulih, dan persyaratan modal awal yang lebih rendah meringankan beban kas bagi pengembang resor dan vila, operator hotel butik dan pariwisata berkelanjutan, serta investor properti jangka panjang. Nilai tanah dan bangunan umumnya dikecualikan dari total rencana investasi, kecuali jika properti merupakan kegiatan bisnis utama. Penguncian modal juga tidak berlaku untuk perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan pengelolaan properti. Konfirmasikan bagaimana proyek Anda akan diklasifikasikan sebelum menyusun struktur modal.

Pertanian, Perkebunan, dan Akuakultur

Sektor-sektor padat modal ini mendapat manfaat dari ambang batas modal disetor yang lebih rendah dan dari opsi untuk menyumbangkan mesin dan peralatan yang dinilai sebagai modal non-tunai. Hal ini mendorong usaha patungan di bidang agritech dan pertanian berkelanjutan, investasi di pengolahan makanan hilir dan logistik ekspor, serta perluasan perkebunan atau perikanan menggunakan teknologi modern, dengan pelaporan terstruktur yang menjaga akuntabilitas aktivitas tersebut.

Manufaktur dan Konstruksi

Produsen dan perusahaan konstruksi dapat menjalankan aktivitas terkait di bawah satu PT PMA, seperti beberapa lini produk terkait, layanan desain-bangun atau EPC, atau fasilitas energi terbarukan dan kendaraan listrik. Karena setiap kode KBLI masih membutuhkan rencana investasinya sendiri, memilih kode secara cermat adalah kunci untuk menjaga efisiensi suatu entitas, bukan biaya yang mahal.

Kewajiban Kepatuhan Berdasarkan Aturan Baru

Modal minimum PT PMA yang lebih rendah bukan berarti pengawasan yang lebih longgar. Kewajiban berdasarkan Permeninvest No. 5 Tahun 2025 dan PP No. 28 Tahun 2025 dirinci dan ditegakkan secara aktif. BKPM memadukan fleksibilitas dengan disiplin yang ketat sehingga modal dapat diterjemahkan menjadi aktivitas ekonomi riil.

Pelaporan Realisasi Investasi (LKPM)

Perusahaan asing wajib menyampaikan laporan triwulanan dan tahunan (LKPM) melalui OSS-RBA, yang mengungkapkan bagaimana dana digunakan dan bagaimana perkembangan komitmen Rp 10 miliar untuk setiap kode KBLI. Kantor PTSP di beberapa wilayah telah mulai mengunjungi perusahaan PT PMA untuk melakukan verifikasi. Kepatuhan LKPM, dan hal ini diperkirakan akan semakin intensif. Lihat juga: Laporan LKPM: Panduan Lengkap.

Penguncian Modal

Modal disetor sebesar Rp 2,5 miliar harus tetap berada di rekening perusahaan setidaknya selama 12 bulan kecuali digunakan untuk tujuan operasional yang sah dan terdokumentasi. Ketentuan ini tidak berlaku untuk perusahaan PT PMA yang bergerak di bidang konstruksi dan pengelolaan properti. Baca selengkapnya: Mengapa Modal Disetor yang Sesuai Peraturan Sangat Penting.

Persyaratan Kantor Fisik

Per tahun 2026, penegakan hukum BKPM dan PTSP semakin diperketat. Perusahaan PT PMA Sektor-sektor berisiko tinggi dan klasifikasi konsultan tertentu kini membutuhkan kantor fisik dengan izin bangunan terverifikasi (PBG), karena kantor virtual tidak lagi diterima secara universal. Konfirmasikan persyaratan sektor Anda sebelum berkomitmen pada pengaturan kantor.

Konsekuensi Ketidakpatuhan

BKPM menegakkan peraturan melalui pemantauan digital dan pelaporan yang saling terkait. Jika realisasi modal atau dokumen keuangan tidak sesuai dengan data OSS dan LKPM, atau jika Anda gagal memenuhi persyaratan modal PT PMA, konsekuensinya dapat meliputi:

  • Peringatan tertulis (hingga empat kali, masing-masing dengan interval 30 hari)
  • Penghentian sementara aktivitas usaha atau izin usaha melalui OSS
  • Denda administratif
  • Tindakan penegakan hukum oleh petugas non-polisi yang berwenang.
  • Pencabutan izin usaha, fasilitas impor atau pajak, atau insentif investasi
  • Kemungkinan pencabutan registrasi perusahaan yang dianggap tidak aktif atau tidak patuh.
  • Pengawasan perbankan dari OJK atau Bank Indonesia jika pergerakan modal terlihat tidak konsisten
  • Risiko audit jika investasi yang dinyatakan berbeda dari penggunaan dana sebenarnya.

Sanksi dapat diterapkan secara berurutan atau langsung, tergantung pada tingkat keparahannya. Sikap pemerintah jelas: minimum Rp 2,5 miliar ada untuk memfasilitasi investasi yang sah, bukan pendaftaran spekulatif.

Risiko dari “Perusahaan Koper”

Beberapa investor mungkin mendirikan perusahaan hanya untuk memegang aset atau lisensi tanpa melakukan operasi nyata. Permeninvest No. 5 Tahun 2025 juga dirancang untuk mengaktifkan perusahaan PT PMA yang tidak aktif, dan kewajiban pemantauan dan suntikan modal berlaku untuk pemegang yang sudah ada, bukan hanya pendaftaran baru. Penyalahgunaan dapat menyebabkan klasifikasi ulang atau pencabutan oleh BKPM, kerusakan reputasi dan kemungkinan masuk daftar hitam dari pemberian lisensi di masa mendatang, serta komplikasi dalam audit pajak dan tinjauan keuangan.

Untuk tetap terlindungi, pastikan Akta Pendirian, Surat Pernyataan Modal, dan Anggaran Dasar perusahaan sudah diperbarui, mencerminkan persyaratan modal PT PMA yang baru, dan telah disahkan oleh notaris dan pihak berwenang terkait.

Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Anda Mengambil Keputusan

  • Rencana investasi total sebesar IDR 10 miliar per kode KBLI tetap menjadi salah satu ambang batas tertinggi di ASEAN, dan mungkin sulit untuk dibenarkan bagi bisnis yang kurang padat modal.
  • Beberapa sektor (seperti logistik, distribusi, media, dan ritel skala kecil) tetap dibatasi atau dikenakan batasan kepemilikan asing terlepas dari reformasi permodalan. Verifikasi batasan kepemilikan sebelum mengambil keputusan.
  • Seiring semakin banyaknya entitas asing kecil dan menengah yang masuk, pengawasan terhadap persyaratan substansi dan akurasi LKPM diperkirakan akan meningkat.

Cara Mendaftarkan PT PMA Berdasarkan Peraturan 2026

Pendaftaran dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS-RBA), dan jangka waktu keseluruhan biasanya empat hingga enam minggu. Lihat selengkapnya Persyaratan pendaftaran PT PMA untuk detailnya.

  1. Reservasi nama perusahaan. Pesan nama perusahaan Indonesia unik yang terdiri dari tiga kata melalui sistem online Kemenkumham.
  2. Akte Pendirian. Notaris menyusun akta dwibahasa (Indonesia dan Inggris) yang mencakup rincian pemegang saham, kode KBLI, nilai rencana investasi, dan surat pernyataan modal. Belum diperlukan deposit.
  3. Pengesahan oleh badan hukum. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyetujui perusahaan tersebut sebagai badan hukum.
  4. Pendaftaran Nomor Identifikasi Pajak (NPWP). Daftarlah ke Direktorat Jenderal Pajak.
  5. Nomor Identifikasi Bisnis (NIB). Diperoleh melalui OSS-RBA, NIB berfungsi sebagai izin usaha utama, dan izin-izin khusus sektor terkait dengannya.
  6. Lisensi khusus sektor. Tergantung pada kode KBLI Anda, izin lebih lanjut mungkin diperlukan dari kementerian atau lembaga terkait.
  7. Rekening bank dan deposit modal. Setelah NPWP diterbitkan, buka rekening bank perusahaan dan setor Rp 2,5 miliar. Masa penguncian 12 bulan dimulai di sini.

Daftar periksa dokumen

  • Salinan paspor seluruh pemegang saham, direktur, dan komisaris.
  • Bukti alamat untuk semua warga negara asing yang terlibat
  • Nama perusahaan yang diusulkan (tiga kata, dalam Bahasa Indonesia)
  • Kode KBLI terpilih untuk setiap aktivitas yang direncanakan
  • Nilai total rencana investasi per kode KBLI (tidak termasuk tanah dan bangunan)
  • Angka modal yang diotorisasi, diterbitkan, dan dibayar penuh
  • Alamat kantor terdaftar di Indonesia (virtual atau fisik, tergantung sektor)
  • Surat kuasa jika pendaftaran ditangani oleh perwakilan (disarankan)

Poin-Poin Strategis bagi Investor

  • Mulailah dengan modal kecil, kembangkan secara bertanggung jawab. Gunakan biaya masuk yang lebih rendah untuk menguji pasar sebelum melakukan investasi skala besar.
  • Pilih kode KBLI dengan sengaja. Setiap kode menambahkan rencana investasi masing-masing sebesar Rp 10 miliar.
  • Dokumentasikan setiap transaksi. Jaga konsistensi laporan keuangan, entri OSS, dan pengajuan LKPM.
  • Rencanakan visa dan modal secara bersamaan. Modal disetor saja tidak menjamin Investor KITAS.
  • Rencanakan kepatuhan jangka panjang. Anggaplah pelaporan sebagai investasi berkelanjutan dalam kredibilitas dan kelayakan Anda untuk mendapatkan insentif.

Reformasi modal minimum PT PMA Indonesia merupakan langkah signifikan menuju ekonomi yang lebih terbuka, efisien, dan kompetitif, tetapi hal ini meningkatkan standar disiplin operasional. Kunci keberhasilannya adalah masuk pasar yang cerdas dan pelaporan yang konsisten.

Bangun PT PMA Anda di Atas Fondasi yang Sesuai

Pendaftaran perusahaan di Indonesia Tujuannya adalah merancang fondasi yang menyelaraskan modal Anda, kode KBLI, dan persyaratan visa jangka panjang sejak hari pertama. Business Hub Asia mendukung investor asing mulai dari penataan korporasi hingga kesiapan operasional, termasuk pendaftaran perusahaan, pembentukan SDM, outsourcing penggajian, konsultasi pajak, pelaporan LKPM, dan pengelolaan izin kerja investor.

Siap mewujudkan visi bisnis Anda di Indonesia? Hubungi tim penasihat kami menggunakan formulir di bawah ini. untuk memulai hari ini.

Fahri Ramanda Putra adalah konsultan hukum terkemuka dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang regulasi Indonesia. Beliau berspesialisasi dalam membimbing perusahaan multinasional melalui proses perizinan dan kepatuhan yang kompleks untuk memastikan keberhasilan operasional yang lancar.

Business Hub Asia membantu Anda mendirikan, menjalankan, dan mengembangkan bisnis Anda di Indonesia & Asia Tenggara.

Konsultasi dengan Pakar

Hubungi Tim Kami

Beri tahu kami bagaimana kami dapat membantu pembentukan atau perluasan perusahaan Anda.

Formulir Kontak
Gunakan email perusahaan Anda untuk mendapatkan respons lebih cepat dan penanganan prioritas.

Mulailah Memasuki Pasar Asia Tenggara dengan Percaya Diri

Business Hub Asia siap membantu Anda memahami regulasi di Indonesia, Vietnam, dan Filipina, mulai dari perizinan usaha dan pendaftaran produk hingga manajemen tenaga kerja. Dengan pendekatan yang efisien, akurat, dan berfokus pada bisnis.

Penafian

Konten yang disediakan di situs web ini diterbitkan oleh PT. Bisnis Hub Asia (“Kami", atau "kita") hanya untuk tujuan informasi umum. Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratan dan ketepatan waktu informasi yang disajikan, kami tidak memberikan pernyataan atau jaminan, baik tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan konten, produk, atau layanan apa pun yang dijelaskan di situs web ini. Segala ketergantungan pada informasi tersebut sepenuhnya merupakan risiko pengguna sendiri.

Kami adalah badan swasta dan independen dan adalah tidak berafiliasi dengan, diizinkan oleh, atau bertindak atas nama Pemerintah Republik Indonesia, kementerian, lembaga, atau perwakilan resmi yang ditunjuk. Situs web ini tidak bukan menyediakan, menawarkan, atau mempromosikan dokumen atau layanan resmi pemerintah, termasuk namun tidak terbatas pada:

  • Nomor Induk Berusaha (NIB);

  • Pengembalian atau potongan pajak;

  • Izin Tinggal atau otorisasi perjalanan elektronik;

  • Paspor atau dokumen terkait imigrasi lainnya.

Referensi apa pun terhadap layanan tersebut diberikan semata-mata untuk tujuan informasi umum dan tidak boleh ditafsirkan sebagai tawaran atau fasilitasi layanan resmi.

Kami berkomitmen untuk memastikan perlindungan data pribadi Anda sesuai dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data PribadiSegala informasi pribadi yang dikumpulkan melalui situs web ini akan diproses untuk tujuan yang dijelaskan secara jelas dalam [Pernyataan Privasi] kami. Kami tidak menjual atau menyalahgunakan data pribadi dalam keadaan apa pun.

Dengan mengakses dan menggunakan situs web ini, Anda mengakui dan menyetujui ketentuan yang tercantum dalam Pernyataan Penyangkalan ini. Anda selanjutnya setuju untuk menggunakan situs web ini dan informasi yang diberikan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

Untuk informasi lebih lanjut atau pertanyaan mengenai Sanggahan ini, silakan hubungi kami melalui saluran yang disediakan di halaman Kontak kami.